Tutorial bagi Pemula : Kasus Sederhana Koreksi Geometri pada Arc GIS

Seorang operator untuk dapat mengoperasikan ArcGIS dengan baik, perlu memahami permasalahan-permasalahan yang muncul ketika sedang menjalankan aplikasi tersebut. Selanjutnya, seorang operator dituntut untuk dapat mengatasi permasalahan tersebut dengan sebaik-baiknya. Bagi teman-teman yang baru mengenal dan bermain dengan Arc GIS, saya ada sedikit tips buat share ketika membuat koreksi geometri. Smoga bermanfaat.

KOREKSI GEOMETRI

Beberapa permasalahan yang dijumpai selama proses koreksi geometri dan pembuatan titik referensi sebagai berikut :

1. Konfirmasi pembuatan pyramid. Tampilannya sbb :

Penjelasan : pyramid adalah konsep pembacaan/ display image yang ditujukan untuk mempercepat tampilan. Konsep ini memungkkinkan software membaca pixel secara efektif berdasarkan tingkat zoom. Peringatan pyramid ini muncul biasanya pada awal tampilan dari data JPG yang kita panggil.

Solusi : klik tombol ‘Yes’. Sebab fungsi ini cukup menguntungkan bagi pengoperasian ArcGIS. Terutama untuk data-data raster.

2.      ArcGIS mempertanyakan referensi data

Ketika menginput data berformat JPG, muncul kotak pesan diatas.

Penjelasan : ini disebabakan data JPG yang akan kita tampilkan belum diregistrasi, sehingga belum memiliki referensi/ belum dikenali sebagai data spasial yang bereferensi geografis. Biasanya ini terjadi berurutan dengan pesan konfirmasi data pyramid. Kondisi ini biasa terjadi.

Solusi : klik tombol “OK”, artinya kita perlu melakukan define projection pada data dimaksud, sehingga data raster yang kita gunakan memiliki referensi geografis.

3.      Salah klik kiri 2x pada saat ingin membuat titik referensi (GCP)

Seharusnya menggunakan klik kiri lalu klik kanan untuk membuat koordinat referensi, namun terjadi kesalahan dengan melakukan klik kiri 2x. Sehingga tampilan program dan tabel sbb :

Solusi : ubah mouse menjadi pointer, klik dua kali angka yang terdapat pada kolom X map dan Y map. Selanjutnya masing-masing angka diganti dengan koordinat yang benar/ titik referensi. Setelah itu klik tombol ‘OK’.

Selanjutnya dilakukan registrasi secara bersilangan. Berikut tampilan pemasukan titik dengan menggunakan prosedur yang benar (klik kiri lalu klik kanan) lalu masukkan koordinat titik :

 

4. Setelah titik koordinat referensi dimasukkan, layar menjadi kosong, (gambarnya menghilang)

Penjelasan : setelah dilakukan pemasukan koordinat referensi, posisi gambar tidak berada di pusat layar. Terjadinya pergeseran posisi gambar langsung terjadi ketika kita telah memasukkan data koordinat referensi.

Solusi : gunakan “Zoom To Layer” untuk menampilkan gambar kembali. Fungsi ini memungkinkan penampilan gambar yang cukup dalam ukuran dan posisi, sehingga mudah untuk diamati/ diolah. Pergeseran/ perbesaran/ pengecilan merupakan fungsi-fungsi yang biasa digunakan saat pengeditan, sehingga membuat gambar kembali ke posisi tengah menjadi sangat penting.

5. Saat ingin melakukan registrasi titik ketiga, ingin melaklukan Zoom + untuk proses registrasi, operator terlupa kondisi aplikasi masih format memasukkan titik. Sehingga tampilan layar menjadi seperti berikut :

Solusi : klik kanan dan pilih “Cancel Point”

6. Ketika gambar telah diregistrasi, gambar diekspor ke format Tiff, aplikasi ditutup dan gambar Tiff dipanggil muncul peringatan “Unknown Spatial Reference” . Tampilan layar sbb :

Solusi : klik ‘OK’, selanjutnya lakukan proyeksi gambar ke WGS 1984.

Caranya : klik kanan layers, pilih ‘Properties’, arahkan tab ke ‘Koordinat System’. Tampilannya seperti berikut :