Peta Indikatif Penundaan Izin Baru Revisi IV Mei 2013 Sekitar Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai

Pengurangan moratorium sekitar Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai 2013

Pengurangan kawasan moratorium sekitar Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai 2013

Perpanjangan Moratorium

Setelah berjalan sekitar setengah tahun, SK. 6315/ Menhut-VII/ IPSDH/ 2012 akhirnya direvisi dengan diterbitkannya Surat Keputusan Menhut nomor SK. 2796/ Menhut-VII/ IPSDH/ 2013 mengenai hasil revisi IV atas Peta Indikatif Penundaan Pemberian Izin Baru (PIPPIB) Pemanfaatan Hutan, Penggunaan Kawasan Hutan dan Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan dan Areal Penggunaan Lain. Peraturan ini dikeluarkan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden RI No. 6 Tahun 2013 tanggal 13 Mei 2013 tentang Penundaan Pemberian Izin Baru dan Penyempurnaan Tata Kelola Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut sebagai kelanjutan dari Inpres No. 10 Tahun 2011. Berikut ini isi siaran pers yang disampaikan oleh Kepala Pusat Hubungan Masyarakat, Kementerian Kehutanan,  Ir. Sumarto, MM,  pada situs resmi http://www.dephut.go.id tanggal 28 Mei 2013 :

Siaran pers tentang revisi IV

Siaran pers Kementerian Kehutanan tentang SK.2796/Menhut-VII/IPSDH/2013

Pengurangan Area Moratorium Izin sekitar TNRAW

Moratorium merupakan kebijakan yang didasari atas semangat untuk memperbaiki tata kelola kawasan hutan khususnya hutan alam primer dan lahan gambut. Perubahan area moratorium dapat terjadi akibat pemutakhiran data maupun konfirmasi dari pemegang izin. Untuk wilayah Sulawesi Tenggara sendiri, secara umum kawasan hutan primer yang dipertahankan/ dimoratorium tidak banyak berubah. Hanya ada beberapa lokasi mengalami pengurangan luasan. Salah satu diantaranya adalah kawasan hutan wilayah administrasi Kabupaten Kolaka yang berdekatan dengan kawasan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai. Posisi pengurangan area moratorium ditampilkan pada gambar di bawah ini.

Posisi pengurangan moratorium terhadap kawasan TN Rawa Aopa Watumohai

Posisi pengurangan area moratorium terhadap kawasan Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai

Pada revisi tahap III, kawasan hutan yang berwarna merah termasuk di dalam kawasan moratorium izin. Dengan dikeluarkannya SK. 2796/ Menhut-VII/ IPSDH/ 2013, kawasan ini bisa diberlakukan izin pemanfaatan. Area yang dikurangi tersebut berada di wilayah administrasi Kecamatan Pomala dan Baula, Kabupaten Kolaka. Kawasan ini juga berada “dekat” dengan kawasan hutan alam primer dengan fungsi pokok hutan lindung. Pomala merupakan wilayah yang cukup dikenal di Sulawesi Tenggara, khususnya terkait peranannya sebagai area pertambangan nikel PT ANTAM.

Revisi tahap IV merupakan penyempurnaan revisi tahap III, namun untuk implementasi di tingkat lapangan, lampiran peta ini masih memerlukan pendetailan skala minimal 1 : 50.000 serta perlu pengawasan yang memadai. Nilai positip perpanjangan moratorium ini dari sisi lingkungan adalah memberi kesempatan hutan alam primer untuk bernapas/memulihkan diri dan meningkatkan kapasitas daya dukungnya lingkungan hidupnya. Dari aspek geospasial, aturan ini mendukung adanya 1 peta yang diacu bersama, sehingga stakeholders dapat melakukan revisi peta untuk mendukung perencanaan, pemanfaatan dan pengendalian pemanfaatan ruang.

Untuk mengetahui lebih lengkap peta lampiran Keputusan Menteri Kehutanan No. SK.2796/Menhut-VII/IPSDH/2013 wilayah Sulawesi Tenggara bagian selatan (sekitar TNRAW) dapat dilihat di sini.

Artikel Terkait:
Baca Juga artikel lainnya:
About these ads

Satu gagasan untuk “Peta Indikatif Penundaan Izin Baru Revisi IV Mei 2013 Sekitar Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai

  1. Ping-balik: CARA DOWNLOAD LANDSAT 8 GRATIS MELALUI EARTHEXPLORER USGS | Syafraufgisqu.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s